Beragam Kelainan Seksual/ Parafilia
doktersehatdotcom.blogspot.com – Beberapa tahun terakhir, secara disadari maupun tidak, kita akrab
dengan berbagai tayangan yang berhubungan dengan kasus penyimpangan
perilaku seksual. Di antaranya adalah kasus pedofilia yang sering kita
lihat maupun baca di media massa, sadomasokisme yang merupakan tema dari
film Hollywood terkenal Fifty Shades of Grey, dan transvetisme yang
kita kenal dari film The Danish Girl yang diperankan oleh Eddie Redmayne
. Ketiga hal tersebut hanyalah beberapa jenis dari suatu parafilia.
Nah, apa itu parafilia?
Parafilia merupakan penyimpangan perilaku seksual yang ditandai dengan adanya fantasi dan keinginan seksual terus menerus dengan objek, aktivitas atau kondisi yang tidak biasa. Keinginan tersebut kadang dirasa harus dipenuhi agar pengidapnya dapat berfungsi secara seksual, walaupun juga menimbulkan rasa malu dan tertekan pada dirinya. Berikut beberapa contoh perilaku seksual yang termasuk parafilia:
Pengidap parafilia umumnya tidak mudah diketahui karena melakukannya dengan sembunyi-sembunyi, namun diduga sebagian besar adalah pria. Beberapa jenis parafilia, seperti pedofilia, ekshibisionisme, voyeurisme, sadisme, dan frotteurisme seringkali menyebabkan rasa tidak aman pada orang di sekitarnya dan dianggap sebagai perilaku kriminal.
Umumnya parafilia dimulai sejak usia remaja dan berlanjut hingga dewasa. Para ahli menduga penyebab terjadinya parafilia antara lain:
Parafilia merupakan penyimpangan perilaku seksual yang ditandai dengan adanya fantasi dan keinginan seksual terus menerus dengan objek, aktivitas atau kondisi yang tidak biasa. Keinginan tersebut kadang dirasa harus dipenuhi agar pengidapnya dapat berfungsi secara seksual, walaupun juga menimbulkan rasa malu dan tertekan pada dirinya. Berikut beberapa contoh perilaku seksual yang termasuk parafilia:
- Ekshibisionisme
- Fetishisme
- Frotteurisme
- Pedofilia
- Masokisme Seksual
- Sadisme seksual
- Transvetisme
- Voyeurisme/ Mengintip
Pengidap parafilia umumnya tidak mudah diketahui karena melakukannya dengan sembunyi-sembunyi, namun diduga sebagian besar adalah pria. Beberapa jenis parafilia, seperti pedofilia, ekshibisionisme, voyeurisme, sadisme, dan frotteurisme seringkali menyebabkan rasa tidak aman pada orang di sekitarnya dan dianggap sebagai perilaku kriminal.
Umumnya parafilia dimulai sejak usia remaja dan berlanjut hingga dewasa. Para ahli menduga penyebab terjadinya parafilia antara lain:
- Trauma masa kecil, seperti pelecehan seksual
- Aktivitas seksual menyenangkan yang melibatkan suatu objek atau situasi tertentu dan terjadi secara berulang-ulang
- Kesulitan menunjukkan perasaan dan menjalin hubungan dengan orang lain
No comments:
Post a Comment