Ini Dia Manfaat Teh Oolong untuk Kesehatan
doktersehatdotcom.blogspot.com – Saat ini produk teh yang ditawarkan oleh produsen sangatlah banyak dengan beraneka varian mulai dari green tea, black tea,
dan saat ini ada varian jenis teh yang dinamakan teh oolong. Ternyata
teh oolong juga memiliki manfaat yang baik seperti varian teh yang lain.
Teh oolong berasal dari daun tanaman yang sama dengan penghasil green tea, black tea.
Perbedannya adalah lama waktu fermentasi dimana teh oolong merupakan
teh yang berasal dari daun teh yang terfermentasi sebagian. Lama
fermentasi inilah yang menyebabkan perbedaan, rasa, warna, dan aroma
dari sebuah jenis teh. Selain itu, unsur kimia dalam teh juga berubah,
dan salah satu unsur kimia tersebut adalah cathechin, sebuah antioksida
yang dapat bekerja langsung ke dalam sel tubuh.
Beberapa orang mempercayai bahwa teh oolong dapat mencegah dan mengobati
obesitas dan diabetes. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa mengkonsumsi
teh oolong 5 gelas perhari selama 30 hari dapat membantu penderita
diabetes. Penelitian lain menunjukkan bahwa minum teh oolong dapat
menurunkan berat badan. Beberapa studi lainnya menunjukkan bahwa teh
oolong memberi efek proteksi terhadap penurunan mental. Namun demikian,
meskipun teh oolong menawarkan efek proteksi, penelitian lanjutan masih
sangat diperlukan, mengingat hasilnya belum signifikan. Penelitian lain
menunjukkan bahwa teh memiliki potensi untuk menurunkan risiko kanker,
namun masih butuh penelitian lanjut untuk melihat hubungan yang jelas.
Beberapa peneliti mengatakan bahwa mengkonsumsi dua cangkir teh hijau
(green tea), teh oolong, atau teh hitam (black tea) dapat secara
signifikan menurunkan risiko kanker ovarium.
Melihat manfaat diatas tentunya membuat
teh oolong bisa dijadikan pilihan sebagai minuman kesehatan. Namun
demikian kita juga harus waspada kandungan kafein yang ada di teh.
Mengkonsumsi kafein dalam jumlah besar juga tidak baik untuk kesehatan,
antara lain dapat mengakibatkan berdebar, insomnia, tremor, nyeri
kepala, nyeri perut, mual, muntah, dan terkadang diare.
Perhatian khusus juga diperlukan pada ibu
hamil. Mengkonsumsi kafein dalam jumlah berlebih bisa meningkatkan
risiko terjadinya masalah dalam kehamilan seperti kelahiran prematur,
berat bayi lahir rendah. Selain itu pada wanita hamil, mengkonsumsi teh
oolong dapat menurunkan kadar folat, sehungga memiliki risiko tinggi
terjadinya cacat pada bayi.
Apabila sedang mengkonsumsi obat-obatan
tertentu, dianjurkan untuk menghentikan dulu kebiasaan minum teh oolong
karena dikhawatirkan terjadi reaksi antara obat dengan kandungan teh
oolong. Penelitian tentang hubungan minum teh dengan obat tertentu masih
sangat jarang.
No comments:
Post a Comment